Hanya senang berimajinasi ketika di temani secangkir kopi dan sebatang rokok di jari kiri.
Rabu, 17 Oktober 2018
Quotes Sebuah Usaha Melupakan
Hmmm, Saya termasuk orang yang sedang berusaha melupakan seseorang yang awalnya dia membuat saya yakin tapi semakin hari semakin membuat saya rela untuk melepasnya, mungkin sebagian teman curhat saya tau, siapa dia.? Ada sebagian Quotes yang saya suka dari Novel ini.
Diantara sekian karyanya, buku berjudul Sebuah Usaha Melupakan menjadi bacaan wajib untuk kalian yang sedang berproses memulihkan hati dari luka cinta. Dalam bukunya tersebut, sang penulis menyatakan bahwa buku ini ditulis sebagai terapi menenangkan hati.
Semoga kutipan-kutipan bijak tentang move on dalam buku ini juga mampu menenangkanmu.
"Sebab cinta, tak ada yang benar-benar bisa bertahan sendiri.
Untuk sesuatu yang seharusnya diperjuangkan berdua."
"Seperti mata yang tenang menunggu sesuatu yang seharusnya pulang.
Akan sesak dadamu jika yang datang hanyalah aku sebagai kenangan"
"Kamu harus pahami satu hal penting yang kurahasiakan. Tidak menahanmu pergi bukan berarti tidak cinta lagi. Hanya saja,terkadang lebih baik melepaskan dari pada memaksa terus bersama."
"Percayalah, sekuat apapun seseorang, tidak ada satu pun orang yang merasa tidak apa-apa saat hatinya dipatahkan. Nikmati saja proses lukanya. Pelan tapi pasti semuanya akan membaik."
"Sebab aku tahu cinta terbaik akan selalu pulang. Jika kau tak kunjung datang, barangkali kau memang ditakdirkan sebatas kisah yang hanya layak tersimpan sebagai kenangan."
"Aku hanya ingin seseorang yang bersedia saling memperbaiki diri bersamaku. Karena nanti, jika aku tak kuat lagi berjalan, aku ingin seseorang yang tetap bertahan denganku. Seseorang yang paham, bahwa yang sempurna itu tidak ada. Namun, yang bersetia akan selalu menjaga apa yang ia punya."
"Akhirnya aku belajar melepasmu bukan karena aku tidak lagi mencintaimu. Bukan juga karena sayangku sudah habis di dalam hati. Namun aku sadar, mencintaimu sendirian bukanlah cinta yang wajar."
"Tidak mudah rasanya untuk pulih kembali. Semua butuh waktu. Butuh Keyakinan untuk kembali meneruskan jalan baru. Jika kau benar mencintaiku. Lupakanlah semua kesalahan dan semua hal-hal yang terasa pedih di masa lalu."
"Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan. Aku belajar menerima diri; bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan. Kelak, suatu hari nanti kau juga harus belajar menyadari. Bahwa kau sudah kulupakan dan bukan orang yang penting kemudian"
"Aku barangkali hanyalah sehelai daun di antara rimbunnya hidup yang kau punya. Kau punya ranting dan dahan, serta batang yang kuat. Sementara aku semakin hari semakin menguning. Pelan-pelan mulai digoyah oleh angin. Kau bisa dengan mudah melepasku. Namun, jatuh dan berterbangan tanpa arah bukanlah hal yang menyenangkan. Aku melayang-layang tanpa tujuan. Jatuh ke tanah. Lalu dipaksa menyerah. Dipaksa ikhlas akan hal-hal yang tak ingin kulepas. Aku ingin bertanya. Pada bagian ini apakah yang menyenangkan dari jatuh cinta?"
"Jika nanti, semesta bercanda dan mempertemukan kita lagi. Segeralah menghindar, sebab bagiku kamu tidak lagi sesuatu yang menarik meski rindu tak sepenuhnya memudar"
"Kau hanyalah benang-benang yang menyatukan menjadi kenang"
"Aku belajar melepasmu pergi dari hari ke hari. Hingga suatu saat nanti, kusadari tak ada guna menyertakan dirimu di hidupku lagi"
"Namun satu yang pasti, bagaimanapun kau mencoba menjauh pergi, perasaan yang tumbuh di hatimu bukanlah sesuatu yang bisa kau bunuh mati"
"Andai bisa, aku tidak ingin mengenalmu sama sekali. Sebab jatuh hati padamu membuatku tak bisa benar-benar lari"
"Dari banyak kesedihan yang utuh dibumi ini. Satu di antaranya adalah ditipu oleh orang yang kau cinta"
"Waktu akan mengutukmu hingga tak ada satu halpun yang menjadi bahagia yang bersedia mengetuk dadamu. Tanpa aku, kamu hanyalah kumpulan rasa sepi yang enggan mati tetapi tak mampu bunuh diri"
Berdiam diri dan melawan rasa sakit atas kenangan bersamanya adalah bukan hal yang bijak, Masih banyak hal indah di yang sedang menanti di luar sana, yakinlah bahwa dirimu bisa tanpa dia yang membuatmu patah, lupakan senyum manis yang akhirnya menjadi tangis,Move on adalah pilihan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar